Jumat, 16 September 2016

Prediksi Pemenang 29 Tahun Festival Film Bandung 2016


Halo semuanya pecinta film Indonesia dimanapun berada. Mungkin ini postingan pertama saya di blog ini kali ya (ketinggalan sama temen-temen lainnya hahaha). Setelah keseringan update-nya hanya di sosmed micro-blogging pribadi saya yang gambarnya burung biru itu (boleh banget di follow twitternya: @prahmadyna ). Akhirnya beberapa temen temen cowok disana yang notabene sudah senior di dunia perblogkan menyarankan saya untuk membuat blog pribadi (sebenarnya males sih karena males update gak ada laptopnya ditambah gak jago ngedesain layout blog) agar catatan catatan saya sebagai salah satu fans film Indonesia bisa dibaca kapanpun dan terarsipkan *kenangan Rangga-Cinta kali ah* Film udah jadi kaya vitamin harian saya sih sebenarnya. Sehari gak nonton film itu gak tau kenapa kaya ada yang kurang aja gitu (udah dulu ah curhat proses pembuatan blognya).
Sebagai movie-fans pas tau ajang penghargaan FFB (Festival Film Bandung) 2016 bentar lagi akan digelar saya cukup antusias, karena setiap tahun selalu menontonnya di layar TV (tayang di TV sejak 2012 kalo gak salah) dan menjadi ajang penghargaan kebanggaan asal Jawa Barat bagi insan perfilman nasional. Nah FFB tahun ini menginjak usia penyelenggaraan ke-29 tahun yang rutin tanpa putus digelar setiap tahunnya. Daftar nominasinya sudah diumumkan sejak tanggal 10 Agustus 2016 lalu. Sebelum pengumuman nominasi saya sudah membuat list prediksi nominasinya di twitter pribadi dan ternyata hampir 80% gak jauh beda, cuman rada nyesek sih ada beberapa film yang bagus diprediksi nominasi saya gak mendapat nominasi di FFB kali ini. Tapi apalah daya itu sudah keputusan regu pengamat film dan dewan juri ya. Da aku mah apa atuh ya mau nonton film ke bioskop aja mesti rela jauh jauh ke Bogor (maklum di kota Sukabumi pembangunan bioskop itu hanya angan angan fatamorgana saja).
Ok back to topic ya, FFB kali ini mengusung tema "Berjaya Di Tanah Legenda" (mungkin masih dalam suasana euporia PON XIX di Jawa Barat kali ya). Ada 17 film nasional yang berhasil masuk dan mendapatkan sederet nominasi di FFB 2016 yang terdiri dari 11 nominasi untuk film bioskop. Film besutan sutradara kondang Hanung Bramantyo yang berjudul Rudy Habibie (Sekuel Habibie & Ainun) sukses memikat juri dengan perolehan 8 nominasi, disusul oleh film romansa retro karya Garin Nugroho yang berjudul Aach Aku Jatuh Cinta dan film inspiratif karya Herwin Novianto berjudul Aisyah Biarkan Kami Bersaudara sama sama dengan 7 nominasi. 
Sebagai fans film rasanya gak afdol donk kalo gak bikin prediksi daftar pemenangnya. Sebenarnya saya sih hanya bikin prediksi untuk bidang film bioskop dan serial tvnya saja karena jarang banget nonton FTV tahun tahun belakangan ini. Baiklah fans, jangan tunggu lama lama *lirik lagu Rhoma Irama kali ah*. Mulai langsung dari serial TV ya CEKIDOOOTTT!!!..
1. PEMERAN WANITA SERIAL TELEVISI TERPUJI
Nominasi Pemeran Wanita Serial TV Terpuji
Prediksi: Saya memilih Dewi Perssik (Centini/MNC TV) yang bisa saja memenangkan nominasi ini alasannya karena saya merasakan performa akting Dewi Perssik jelas berkembang lebih baik daripada akting di film fim horror sexy-nya yang booming di bioskop beberapa waktu lalu. Karakter Centini sangat klop sekali diperankan oleh Depe. Nominator lainnya ada Masayu Anastasia (Candra Kirana/SCTV), Nabila Syakieb (Surga Kedua/SCTV), Naysila Mirdad (Romeo Dan Juminten/SCTV), dan Ririn Dwi Aryanti (Kesempurnaan Cinta/NET TV). Harusnya sih Laudya Cynthia Bella lewat D'Hijabers dan Prisia Nasution lewat Kisah Idul dan Fitri bisa diperhitungkan masuk nominasi ini.




2. PEMERAN PRIA SERIAL TELEVISI TERPUJI
Nominasi Pemeran Serial TV Terpuji
Prediksi: Teddy Syach (Candra Kirana/SCTV), namanya sudah tidak asing lagi di blantika persinetronan Indonesia. Saya tau Teddy Syach sejak main sinetron sama Paramitha Rusady di era awal 2000an lalu (masih kecil banget waktu itu). Selama belasan tahun mungkin tahun ini jadi tahun keberuntungan Teddy untuk membawa pulang piala FFB pertamanya sebagai Pemeran Pria Serial TV Terpuji lewat perannya sebagai seorang ayah yang harus mengurus 2 anaknya bernama Candra Kirana dari keluarga sangat sederhana. Akting Teddy sangat penuh haru biru di sinetron ini sebagai ayah yang tegar. Nominator lainnya ada Ali Syakieb (D'Hijabers/SCTV), Ben Joshua (Kisah Idul & Fitri/TRANS TV), Ben Kasyafani (Jawara/RCTI), dan Oka Antara (OK Jek/NET TV).

3. SERIAL TELEVISI TERPUJI
Nominasi Serial Televisi Terpuji
Prediksi: D'Hijabers (SCTV) tayang pertama kali bertepatan saat hari pertama di bulan Ramadhan waktu lalu untuk menemani pemirsa yang sedang berbuka puasa. D'Hijabers menghadirkan premis cerita yang menarik tentang seorang wanita karir dengan penghulu muda KUA yang sama sama jomblo dan syarat akan pesan moral juga kritik. Jarang sekali sinetron di Indonesia belakangan ini yang mengusung banyak pesan moral. Terlebih chemistry akting Bella dan Ali yang bikin baper walaupun endingnya nyesek greget ya. Sinetron inipun tak bertele tele hanya sekitar 40-an lebih episode. Nominator lainnya Candra Kirana (SCTV), Centini (MNC TV), Kisah Idul & Fitri (TRANS TV) dan OK Jek (NET TV).




Sekarang kita beralih ke prediksi film bioskop ya. Yuk... Cus...
1. PENATA ARTISTIK TERPUJI
Nominasi Penata Artistik Terpuji
Prediksi: Film Aach Aku Jatuh Cinta berhasil membawa penonton terasa  seperti bernostalgia di suasana retro vintage era 80an.  Romansa cinta bak Tom and Jerry ala Romi dan Julia dipermanis oleh berbagai set properti jadul yang bisa dibilang cukup antik untuk era sekarang. Tentunya berkat tangan dingin sang penata artistik kenaaman Allan Sebastian. Allan cukup detail untuk membawa penonton seperti terjebak nostalgia kembali ke mesin waktu era dimana mamah dan papa kita masih ABG. Apalagi set rumah, perkampungan dan diskotik tempo dulu yang vintage abis. Nominator lainnya pun tak kalah bagus seperti dari film My Stupid Boss, 3 Alif Lam Mim, Ada Apa Dengan Cinta? 2 dan Rudy Habibie.




2. PENATA KAMERA TERPUJI
Nominasi Penata Kamera Terpuji
Prediksi: Film dan kamera ibarat air dan gelas di saat minum. Film akan semakin baik apabila diambil oleh angle shoot kamera yang tepat. Enggar Budiono berhasil membidik serangkaian adegan yang epic dalam film Jilbab Travelers. Panorama keindahan alam Indonesia di Taman Baluran dan Korea Selatan sangat memanjakan mata dengan pengambilan kamera drone yang megah. Walaupun ada beberapa scene menggunakan teknologi CGI. Nominator lainnya pun bagus bagus pula ada dari film Aach Aku Jatuh Cinta, 3 Alif Lam Mim, Aisyah Biarkan Kami Bersaudara dan Rudy Habibie.






3. PENATA MUSIK TERPUJI
Nominasi Penata Musik Terpuji
Prediksi: Musik menjadi salah satu kesatuan elemen dari sebuah film. Musik menjadi penegas suatu suasana adegan agar bisa dinikmati dan dirasakan penonton. Apa jadinya badut yang biasa kita kenal lucu dan menghibur disulap menjadi badut yang menakutkan dan menebar teror. Musik hasil dari Ricky Lionardi dalam film Badoet berhasil meneror penonton dan mengantarkan atmosfir creepy atau beberapa jump-scare yang tidak merusak telinga layaknya film horror pada umumnya. Film Badoet jadi satu satunya film horror yang lolos di FFB tahun ini lho. Nominator film lainnya dari film Aach Aku Jatuh Cinta, Ada Apa Dengan Cinta? 2, Jingga dan Aisyah Biarkan Kami Bersaudara. Aach... aku jadi bingung penata musik lain yang masuk bagus bagus juga.


4. PENATA EDITING TERPUJI
Prediksi: Setelah 14 tahun menunggu kelanjutan kisah Rangga dan Cinta. Akhirnya pada Mei 2016 lalu Apa Dengan Cinta? 2 dirilis. AADC2 menjadi semacam kisah reuni dan memorabilia anak muda era 2000an awal. Film AADC2 hadir lebih dewasa dari segala teknis. Lika liku adegan adegan penceritraan yang ditampilkan bisa terbilang cukup rapi dari awal sampe akhir berkat editing dari W. Ichwandiardono. Scene kencan seharian penuh ala Rangga dan Cinta sangat memorable. Nominator lainnya Aach... Aku Jatuh Cinta, Bangkit!, Jilbab Traveler dan My Stupid Boss.






5. PENULIS SKENARIO TERPUJI
Prediksi: Skenario adalah ibarat suatu nyawa dalam sebuah film. Film akan hidup apabila ada kesatuan cerita yang utuh yang telah ditulis. Skenario Aisyah Biarkan Kami Bersaudara begistu apik ditulis oleh penulis skenario ternama di Indonesia, Jujur Prananto dan Gunawan Raharja. Jujur dan Gunawan sangat cerdas bagaimana mengangkat isu cerita atau tema yang sangat sensitif di negeri ini seperti suku, agama dan rasa menjadi sebuah cerita yang dikemas dengan cara yang manusiawi dan ringan untuk dipahami. Ritme penyusunan cerita bisa dibilang sangat smooth dan crystal clear di ending cerita. Nominator lainnya ada dari film Badoet, 3 Alif Lam Mim, Ngenest dan Rudy Habibie.



6. PEMERAN PEMBANTU WANITA TERPUJI
Nominasi Pemeran Pembantu Wanita Terpuji
Prediksi: Setelah beberapa tahun vacum dari kancah layar lebar film nasional. Lydia Kandou kembali ke industri perfilman tanah air. Aktris senior peraih 2 Piala Citra ini akhirnya untuk pertama kalinya menjadi nominator di FFB. Lewat film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara, Lydia berperan sebagai ibu yang menentang keinginan putrinya untuk mengabdi menjadi guru ke Indonesia bagian timur karena rasa kekhawatiran yang berlebih. Chemistry antara ibu dan anak yang diperankan Laudya Cynthia Bella sebagai Aisyah patut diacungi jempol. Tapi tidak menutup kemungkinan Lydia akan berbagi piala kemenangan bersama Cut Mini. Adapun nominator lainnya seperti Adinia Wirasti (Ada Apa Dengan Cinta? 2), Cut Mini (Juara), Indah Permatasari (Rudy Habibie), dan Nova Eliza (Aach Aku Jatuh Cinta).


7. PEMERAN PEMBANTU PRIA TERPUJI
Nominasi Pemeran Pembantu Pria Terpuji
Prediksi: Jika di perfilman hollywood ada Ed Harris yang selalu langganan berperan sebagai aktor peran pendukung. Di perfilman Indonesia pun ada yang seperti itu yaitu Tanta Ginting. Dia adalah aktor spesialis yang sangat berbakat tapi sejauh ini perannya sering menjadi pendukung. Termasuk di film 3 Alif Lam Mim, di film yang ia bintangi itu memang Tanta bukan sang aktor utama tapi porsi perannya memiliki posisi penting dan mencuri perhatian di penghujung cerita film. Akankah ini menjadi piala FFB kedua bagi Tanta setelah 2 tahun lalu menang lewat film Soekarno?. Nominasi ini mayoritas diisi oleh peran komikal dalam film sebut saja Arie Kriting (Aisyah Biarkan Kami Bersaudara), Boris Bokir (Waalaikumussalam Paris), Deva Mahenra (Sabtu Bersama Bapak) dan Dwi Sasono (Gangster).


8. SUTRADARA TERPUJI
Nominasi Sutradara Terpuji
Prediksi: Siapa yang tak kenal dengan kiprah sutradara kenamaan yang satu ini?. Yup... Hanung Bramantyo. Lebih dari satu dekade karyanya selalu menghiasi layar lebar nasional dengan beragam genre film sudah pernah digarap. Film filmnya terkadang selalu menimbulkan kontroversi. Hanung dikenal sebagai sutradara yang produktif dan membuat film yang selain box office tapi berkualitas. Banyak anggapan bahwa film sekuel biasanya akan tampil lebih buruk dari cerita film pertamanya tapi di bawah garapan Hanung, sekuel Habibie & Ainun yang berjudul Rudy Habibie hadir lebih baik, detail dan grande. Nominator lain pun tak kalah bagus seperti Anggy Umbara (3 Alif Lam Mim), Lola Amaria (Jingga), Monty Tiwa (Sabtu Bersama Bapak) dan Upi (My Stupid Boss).


9. PEMERAN UTAMA WANITA TERPUJI
Nominasi Pemeran Utama Wanita Terpuji
Prediksi: Kharisma dan performa akting Laudya Cynthia Bella beberapa tahun belakangan ini sedang naik naiknya. Penampilannya sebagai Aisyah yang menjadi seorang guru muslimah yang ditugaskan ke desa mayoritas katolik di Indonesia timur terlihat begitu tulus, malahan tidak seperti terlihat berakting. Chemistry dengan tokoh ibu, murid murid dan sang gebetan yang sudah lama ditaksir begitu terlihat natural. Transformasi dialek sunda Aisyah ke bahasa NTT layak diapresiasi. Bisa jadi FFB tahun ini menjadi back to back bagi karir perfilman Bella setelah tahun lalu memenangkan nominasi yang sama dan jadi piala FFB ketiganya. Tapi jangan lupakan saingan nominator lainnya yang cukup berat seperti Bunga Citra Lestari (Jilbab Traveler), Chelsea Islan (Rudy Habibie), Pevita Pearce (Aach Aku Jatuh Cinta) dan Sha Ine Febriyanti (Nay).
10. PEMERAN UTAMA PRIA TERPUJI
Nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji
Prediksi: Kalo ngomongin aktor yang satu ini gak bakal ada beresnya deh ya. Kiprahnya sangat layak diperhitungkan di jajaran aktor Indonesia masa kini dan film filmnya sering tayang di bioskop bioskop, sesering saya belanja di OL Shop. Selain kualitas penampilan aktingnya yang gak usah diragukan lagi, dan beragam karakter sudah pernah dijajalinya. He is the one and only Reza Rahadian. Transformasi perannya sebagai Bossman yang berbadan tambun, kepala sedikit botak yang berkarakter menjengkelkan, pemarah, dan kadang suka oon, membuat kagum para pecinta film. Kabarnya butuh waktu 3 jam untuk me-make over Reza seperti Bossman. Totalitas ya!. Nominator lainnya cukup berpotensi juga seperti Adipati Dolken (Jenderal Soedirman), Chicco Jerikho (Aach Aku Jatuh Cinta), dan Reza Rahadian lagi (Rudy Habibie).
And finally kita menuju ke prediksi nominasi pemenang penghargaan tertinggi di FFB
(Jreengg.... Jreengg... Jreengg...)

11. FILM TERPUJI
Nominasi Film Terpuji
Prediksi: Don't judge book by the cover mungkin jadi salah satu quote yang cocok bagi film ini. Film ini sempat kena bully netizen di sosmed karena insiden typo bahasa Inggris pada posternya. Lalu sempat menimbulkan pro kontra saat trailernya dirilis di Youtube karena banyak yang berspekulasi filmnya terlalu berat, tema ceritanya bisa memicu kontroversi karena terlalu sensitif di negeri ini. Tapi apa yang terjadi?. Setelah filmnya dirilis tayang serentak di bioskop, berbagai pujian dan review positif dari kalangan pengamat film. Film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara menjadi film Indonesia yang berkualitas tapi syarat akan pesan perdamaian, keragaman berbangsa dan kritikan sosial dari Indonesia timur khususnya tentang pendidikan dan kesulitan medapatkan air bersih. Cerita film Aisyah tidak begitu menggurui penonton tapi memberikan cerminan dan semangat inspirasi yang mengharu biru juga dihadirkan begitu menyenangkan. Terlebih kekompakkan akting Bu Guru Aisyah dengan sejumlah pemain anak anak di Dusun Derok yang begitu tampil natural. Ada sedikit poin yang kurang dari film ini tapi itu hanya kendala teknis saja, tidak begitu fatal. Overall film ini sangat layak diperhitungkan di jajaran penghargaan film tahun ini.

Ok, sekian prediksi pemenang FFB 2016 versi saya. Semoga menghibur dan jangan diambil serius ya karena ini hanya iseng iseng aja. Jangan lupa saksikan malam puncak penganugerahan 29 Tahun Festival Film Bandung 2016 tanggal 24 September yang akan disiarkan langsung oleh SCTV dari Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung. 
Makasih ya buat yang udah berkunjung dan baca. Maaf blognya belum terlalu rame, masih baru dibikin soalnya hehehe... Sampai jumpa dipostingan selanjutnya.